Pages

Senin, 03 Januari 2011

Saya sedih

Saya sedih.

Saya sedih ketika melihat foto-foto dia yang terlihat sangat menikmati waktu  dengan teman-temannya. Saya sedih ketika menyadari tidak memiliki teman seperti teman-teman dia, yang selalu ada saat dia membutuhkan. Saya sedih karena tidak memiliki teman sebanyak teman-teman dia, yang bergantian menemani saat dia susah. Akhirnya saya malah menyudutkan diri saya saat ini.

Saya sedih.

Saya sedih karena dia tidak menganggap saya temannya. Dia yang tidak pernah menceritakan permasalahannya pada saya. Dia yang selalu menutupi segalanya dari saya. Hingga saat ini saya sering berprasangka buruk padanya.

Saya sedih.

Saya sedih karena tidak ada dalam daftar teman ceritanya. Saya sedih karena selalu dinomorduakan oleh dia. Dia yang selalu mendahulukan orang lain dibanding saya di setiap kegiatannya. Dia yang tak pernah mengajak saya jalan hanya untuk bersenang-senang.

Saya sedih.

Saya sedih saat saya menyadari posisi saya saat ini. Saya sudah sangat jauh dengan dia, sulit mendekatkan diri dengan dia yang seakan ingin terbang menjauh dari saya. Saya sedih dengan keadaan saya yang bahkan tidak bisa mencoba masuk dalam lingkungannya.

Di sini, saya sedih.